Sosialisasi Arsip Terjaga Hak Kekayaan Intelektual

by Chusnul TJ


Posted on 09 March 2021 at 01:00 pm



LAPAN melakukan Sosialisasi  arsip terjaga Hak Kekayaan Intelektual (HKI) LAPAN pada Senin (08/03).Kegiatan dilakuakn secara daring dihadiri oleh para arsiparis di lingkungan LAPAN dan CPNS calon arsiparis sebanyak 76 orang. Dalam sambutannya Koordinator Bidang Kearsipan, Nur Kelana Rosdiani menyebutkan bahwa arsip terjaga adalah arsip negara yang berkaitan dengan keberadaan dan kelangsungan hidup bangsa dan negara yang harus dijaga keutuhan, keamanan dan keselamatannya. Arsip HKI adalah salah satu arsip terjaga yang dimiliki LAPAN yang harus dijaga dengan baik.

Pada kegiatan sosialisasi ini I.L Arisdiyo (Arsiparis Utama) memaparkan tentang kegiatan kearsipan tahun 2021 dan mengaitkannya dengan Surat Edaran Menpan RB Nomor 1 Tahun 2020 tentang penyelamatan dan pelestarian arsip negara periode 2014-2020 karena akan menjadi aspek yang dinilai pada pengawasan arsip eksternal yang akan dilakukan oleh ANRI.

Materi sekilas tentang pengelolaan arsip terjaga LAPAN oleh Slamet Riyadi (Arsiparis Muda) memaparkan tentang penjelasan arsip terjaga di LAPAN. LAPAN saat ini mempnyai dua arsip terjaga yaitu arsip kepulauan terluar dan arsip terkait HKI diharapkan Satker-satker di LAPAN akan mendata arsip terjaganya sehingga dapat menambah koleksi arsip terjaga yang dimiliki LAPAN. Maksud dan tujuan sosialisasi ini  yaitu untuk meningkatkan kompetensi SDM kearsipan LAPAN dalam pengelolaan arsip terjaga dan guna kesinambungan pengelolaan arsip terjaga di LAPAN. Pada tahun 2021 ini akan dilaksanakan kembali identifikasi arsip terjaga yang terdapat di Satuan Kerja di LAPAN sebagaimana maksud dari pelaksanaan kegiatan pengelolaan arsip terjaga ini yaitu mengidentifikasikan dan mendata arsip-arsip terjaga lainnya yang terdapat di LAPAN dengan tujuan  mendukung program nasional terkait arsip terjaga yaitu melaporkan dan menyerahkan arsip terjaga LAPAN ke ANRI.

Salah satu arsip terjaga LAPAN yaitu arsip terkait dengan HKI (Hak Kekayaan Intelektual) yang ada di Pusat Inovasi Standar Penerbangan dan Antariksa (Pusispan). Tusi Pusispan salah satunya adalah melakukan fungsi manajemen pengelolaan HKI. Pusispan ibarat jembatan antara pusat teknis dengan industri, mengantarkan proses hilirisasi dikemas dan masuk ke industri. HKI LAPAN selama 10 tahun terakhir baru menghasilkan 37 HKI namun 3 tahun terakhir melonjak menjadi di atas 300 HKI, hal ini dikarenakan meningkatnya kesadaran para peneliti dan perekayasa untuk mempatenkan hasil penelitiannya, demikian disampaikan oleh yuliatini Erowati, Kepala Pusispan. Pemaparan dilanjutkan oleh Riyadl Jinan (Analis Kebijakan Muda) dengan memaparkan pelindungan kekayaan intelektual LAPAN yaitu hak cipta, paten, desain industri, merek dan desain tata letak sirkuit terpadu. Setelah ishoma acara dilanjutkan dengan sesi kedua yaitu review penilaian kinerja arsiparis tahun 2020 oleh tim penilai arsiparis LAPAN yang dikomandoi oleh arsiparis Utama dan arsiparis Madya dan sesi tanya jawab oleh para arsiparis LAPAN, dan acara Sosialisasi di tutup oleh Kepala Biro KSHU dengan mengucapkan terima kasih  dan diharapkan arsiparis LAPAN meningkat profesional dan kapabilitasnya, diharapkan semua semangat untuk meningkatkan kearsipan di LAPAN. (Hyt)