LAPAN MENUJU SISTEM INFORMASI TERPADU

by Chusnul Tri Judianto


Posted on 26 July 2018 at 03:10 pm



“ONESPACE” - Satu Data Penerbangan dan Antariksa merupakan inisiatif transformasi sistem informasi untuk mendorong pengambilan kebijakan keantariksaan selalu berdasarkan data. Oleh karena itu perwujudannya diperlukan pemenuhan azas data dan informasi yang akurat (validitas dan kualitas terjamin), terbuka, dan interoprable. Sementara tiga prinsip dasar Satu Data yang harus dipahami adalah sistem informasi yang dibangun harus memiliki satu standar data, satu metadata, dan diseminasi data dan informasi menggunakan satu portal. Data dan informasi penerbangan dan antariksa yang terstandar tersebut wajib dapat diakses oleh semua pengguna baik internal LAPAN maupun eksternal dalam dan luar negeri baik langsung (direct connection) maupun akses melalui portal online. Untuk mencapai tujuan tersebut maka LAPAN melakukan penataan dan pembangunan kembali sistim informasi internal LAPAN yang berpedoman pada regulasi pemerintah yang berkaitan langsung dengan sistim teknologi informasi. Penataan ini berkaitan langsung dengan standardisasi data dan informasi, standar keamanan informasi, standar layanan TIK, pembuatan regulasi tata kelola TIK dan aplikasi berbagi pakai antar satuan kerja dan antar kementerian/lembaga/daerah sesuai yang ditetapkan pemerintah. Kebutuhan pengguna dan implementasi sistem IOT, BDM dan Satu data Indonesia

Karena disebabkan oleh cara penggunaan data dan informasi yang belum terorganisir dengan baik sehingga munculnya data yang beragam untuk penggunaan fungsi yang sama, proses pembaharuan data yang tidak terjadwal, hirarki perolehan data dan informasi yang bertingkat dan sulit, lemahnya sumberdaya manusia pendukungnya, penggunaan teknologi IT dan tumpang tindih proses bisnis dalam layanan data dan informasi kepada publik, maka pembenahan dan perubahan sistem informasi ONESPACE dijalankan untuk pembenahan sistem tersebut. Sehingga nantinya sistem informasi yang terbangun akan dapat dikendalikan keamanan sibernya, aplikasi yang dibangun, validitas dan kualitas data dan informasi yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis maupun secara hukum dan akses seluruh pengguna terhadap data penerbangan dan antariksa dapat dilaksanakan dengan baik, aman dan cepat. Akhirnya sistem satu data penerbangan dan antariksa akan menghasilkan data dan informasi spesifik LAPAN yang dapat dishare kepada satu data Indonesia yang menjadi portal resmi pemerintah untuk diseminasi data dan informasi dari kementerian/Lembaga dan Daerah kepada seluruh pengguna publik. Semangat satu data penerbangan dan antariksa ini yang terus digulirkan oleh Chusnul Tri Judianto, Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Penerbangan dan Antariksa (PUSTIKPAN) LAPAN  dalam setiap kesempatan.

 CTJ@2018