"TTE" MENUJU BIROKRASI BERKINERJA TINGGI

by Chusnul TJ


Posted on 19 May 2020 at 10:12 am



REFORMASI BIROKRASI di lingkungan LAPAN terus berbenah untuk membangun ekosistem birokrasi berkinerja tinggi. Reformasi yang melingkupi 8 area perubahan yang didukung oleh system kerja berbasis teknologi informasi terus diupayakan dapat berjalan dengan terus melakukan peningkatan kapabilitas proses dan teknis disemua bidang kerja. Transformasi digital ini juga dilakukan dengan melibatkan ASN sebagai penggerak utama reformasi. Sehingga proses transformasi ASN menjadi SMART ASN menjadi sebuah keniscayaan. Ciri-ciri smart ASN (Kemenpanrb) adalah berintegritas, nasionalisme, profesionalisme, berwawasan global, menguasai IT dan bahasa asing, hospitality, networking dan entrepreneurship. Sebagai Lembaga yang memberikan layanan penyelenggaraan keantariksaan dengan melayani data dan informasi penerbangan dan antariksa juga melakukan litbangjirap bidang teknologi penerbangan, roket, satelit, sains antariksa, sains dan teknologi atmosfere dan penginderaan jauh dimana LAPAN sangat berperan penting dalam memberikan dukungan kepada pemerintah dalam menggerakkan sektor-sektor pembangunan nasional berbasis teknologi penerbangan dan antariksa. Dalam proses percepatan reformasi dalam pelaksanaaan birokrasi itulah maka LAPAN menerapkan beberapa metode untuk memastikan seluruh layanannya dapat dimanfaatkan oleh pengguna dengan baik. Metode berbasis teknologi informasi menjadi langkah kongkrit yang sudah dan sedang dilakukan hingga saat ini. Transformasi digital ini selaras dengan perintah UU ITE (11 tahun 2008, 19 tahun 2016), PP No. 82 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Stransaksi Elektronik (PSTE), perpres 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, penerapan satu data Indonesia sesuai perpres 39 tahun 2019. 

Salah satu proses pelaksanaan tranformasi ini, LAPAN mulai menerapkan penggunaan tandan tangan elektronik (TTE) yaitu tanda tangan yang terdiri atas Informasi Elektronik yang dilekatkan, terasosiasi atau terkait dengan Informasi Elektronik lainnya yang digunakan sebagai alat verifikasi dan autentikasi yang ditujukan untuk kemudahan, kecepatan, keutuhan, keaslian, Mencegah Pemalsuan & Penyangkalan Data/Informasi Transaksi E-government dengan menerapkan standar keamanan yang tersertifikasi. Dengan ditanda tanganinya kerja sama LAPAN-BSSN yang diwakili oleh Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Penerbangan dan Antariksa (PUSTIKPAN) dan Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE), maka LAPAN telah memiliki sertifikat elektronik yaitu Sertifikat yang bersifat elektronik yang memuat Tanda Tangan Elektronik dan identitas yang menunjukkan status subjek hukum para pihak dalam Transaksi Elektronik yang dikeluarkan oleh Penyelenggara Sertifikasi Elektronik. TTE ini merupakan standar internasional yang berisikan Identity, Digital Signature, Cryptographic Key dan Trusted Third Parties. Dengan menerapkan TTE ini maka secara otomatis akan terjadi efek bola salju pada proses reformasi birokrasi di berbagai bidang kerja karena penggunaan TTE akan berdampak pada: kemudahan dalam mengakses dokumen, menghemat waktu, menyederhanakan proses bisnis, memberikan waktu lebih pada layanan, jaminan keamanan transaksi, kepuasan pada pengguna, menghemat ruang kerja, menghemat SDM, memperkecil kemungkinan kehilangan data dan lebih ramah lingkungan.

Dengan penerapan TTE ini maka diharapkan Birokrasi LAPAN dapat mengatasi tuntutan pengguna atas pemberian layanan yang selalu didambakan oleh pengguna dimana layanan harus professional, efisien, efektif, sederhana, transparan, tepat waktu, responsive dan adaptif. Sehingga TTE ini akan berdampak langsung pada pembangunan ekosistem birokrasi LAPAN yang berkinerja tinggi.

CTJ@MAY2020