MEMBANGUN KOMITMEN INTEGRITAS PEGAWAI

by Chusnul Tri Judianto


Posted on 26 January 2018 at 02:25 pm



Untuk menjamin terlaksananya seluruh kegiatan teknis dan administrasi dengan baik dan akuntabel, maka faktor Integritas individu pelaksananya harus menjadi perhatian penting dan terus ditingkatkan. Bila merujuk kepada kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) integritas bermakna: mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan; kejujuran. Dimana perilakunya merupakan wujud keutuhan prinsip moral dan etika yang selaras dengan nilai (value) organisasi.

Apalagi dalam menjamin kelangsungan kinerja di lingkungan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), dimana informasi keantariksaan terkait pengembangan teknologi pesawat, satelit, roket, pemanfaatan informasi citra satelit dan informasi keantariksaan menjadi sangat penting untuk dijaga kerahasiaannya dan dapat dimanfaatkan oleh pengguna dengan cara yang benar. Keamanan informasi penerbangan dan antariksa menjadi sebuah keniscayaan pada era teknologi Internet of Thing (IoT) ini. Pada era ini semua informasi akan terkoneksi dalam jaringan yang sama dan terhubung kepada semua pengguna, tinggal bagaimana kita menjaga, mengatur dan memproteksinya. Dalam hal peningkatan keamanan informasi ini sangat bergantung pada Teknologi Cyber security yang digunakan, proses bisnis yang dijalankan dan Manusia yang menggunakannya. Dan faktor paling berpengaruh dalam keamanan informasi ini adalah keberadaan manusia (SDM) yang menggunakannya.

Tepat tanggal 26 Januari 2018, Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Penerbangan dan Antariksa (PUSTIKPAN) melaksanakan penandatanganan pakta integritas dan Penetapan Kinerja individu sebagai wujud nyata janji dan keseriusan pegawainya untuk melaksanakan seluruh tugas dan fungsi dalam pengembangan Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi, keamanan informasi, tata kelola teknologi informasi dan komunikasi serta pembangunan dan pengembangan sistem informasi untuk melayani kebutuhan pelaksanaan sistem pemerintahan berbasis elektronik di seluruh fasilitas LAPAN di Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh 27 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 6 Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN).

(CTJ-2018)